Oleh : Eka Tresna Setiawan*
Pertama, mari kita
tayangkan ingatan kita tentang keadaan daerah-daerah yang jauh dari lokasi
pemerintahan baik pemerintahan pusat maupun pemerintahan daerah. Jalan-jalan
daerah pinggiran kabupaten atau kota berlubang merupakan contoh salah satu
permasalahan yang sampai saat ini masih belum begitu terminimalisir. Secara
ekonomi pun masih banyak masyarakat pinggiran yang sangat bersusah payah hanya
untuk makan sehari-harinya. Fasilitas-fasilitas umum penunjang lainnya masih
sangat kurang jika dibandingkan dengan fasilitas umum di wilayah yang dekat
dengan kantor pemerintahan. Lebih dari itu, bukan sekedar kurang, banyak
fasilitas umum seperti yang dimiliki masyarakat dekat pusat pemerintahan sama
sekali tidak dimiliki oleh masyarakat pinggiran. Belum lagi permasalahan lokal
lainnya yang masing-masing daerah berbeda-beda, sudah menjadi tanggungan
sepihak. Dilihat dari berbagai aspek, masyarakat yang tinggal di pinggiran
kabupaten atau kota kerap menjadi pihak tertinggal.