Sabtu, 09 Desember 2017

Tiang Listrik dan Netizen Sudah Dapat Hikmah, Kabuto Dapat Izanami



Oleh : Eka Tresna Setiawan*

Kepala sudah benjut terkena Raiton tiang listrik yang ia serang. Hastag berseliweran, #KonohaMencariKabuto, #SaveTiangListrik, #ThePowerofYakushiKabuto, dan lain-lain. Sudah kayak perang dunia shinobi ketiga. Iya, pasukan aliansi netizen seluruh Konoha melawan Yakushi Kabuto.
Kemarin, Uchiha Itachi dikabarkan sudah menyambangi Kabuto. Kabuto emang doyan ngumpet ye, sampai-sampai aliansi netizen teriak-teriak nyariin pake #KonohaMencariKabuto. Naruto yang tak pernah mau melewatkan yang beginian, juga teriak-teriak. Justru seperti biasa, doi yang paling kenceng kalo soal teriak. Hastag-nya juga lain dari yang lain, #KonohaMencariKabutoDattebayou. Hastag-nya Killer Bee lain lagi, #KonohaMencariKabutoBakayarouKonoyarou. Ampun deh! Kedua hastag itu kalau dicari di search engine twitter atau instagram, praktis yang ketemu masing-masing cuma satu hastag.

Sabtu, 25 November 2017

Keadilan: Tiang Listrik Dapat Aji Mumpung, Papa Cuma Baru Dapat Benjut



Oleh : Eka Tresna Setiawan*

Akhir-akhir ini warganet banyak nge-gosip-in tiang listrik. Tiang listrik bak orang susah yang tiba-tiba juara ajang pencarian bakat. Tenar! Hastag #SaveTiangListrik sempat menjadi trending topic. Asalnya sih gegara ditabrak Ketua DPR, Setya Novanto. Sebenarnya, tiang listrik itu hanya mendapat aji mumpung doang. Kebetulan ajah doi yang ditabrak oleh orang yang belakangan ini lebih akrab dipanggil Papa.
Sebenarnya, apapun atau siapapun yang ditabrak Papa, pasti bakalan tenar. Gimana gak tenar? Lha wong kejadiannya itu kayak elu mau kontes final kompetisi nyanyi, tiba-tiba terserang muntaber dan serak-serak gegara khilaf keasyikan makan seblak pedes. Ya begitulah, momennya dapet banget. Papah kan nabrak tiang listrik pas OTW gedung KPK.

Rabu, 15 November 2017

Kemajuan Teknologi Mengancam Keseimbangan Alam



Oleh: Eka Tresna Setiawan*

            Dari masa ke masa, keadaan bumi kian memburuk. Misalnya, ketersediaan sumber daya alam yang kian hari kian menurun. Begitu pula dengan perubahan iklim yang kini kian menyata, yakni global warming. Gunung-gunung es di kutub dari tahun ke tahun mengalami pencairan terus-menerus, karena efek rumah kaca, yakni cahaya matahari yang terpantul kembali ke angkasa oleh atap-atap bangunan yang bersifat seperti cermin, sehingga lapisan ozon membocor. Contoh lainnya adalah keadaan dataran Jakarta kian mengkhawatirkan, karena dataran tanah Jakarta kini semakin menurun posisinya, sehingga kota ini terancam tenggelam. Turunnya dataran tanah Jakarta merupakan dampak dari sekian banyaknya pembangunan gedung-gedung raksasa. Karena, walau bagaimana pun material pembangunan gedung-gedung di Jakarta sebagian besar berasal dari luar Jakarta. Semakin banyak material yang datang di tanah Jakarta, semakin berat pula beban dataran Jakarta untuk menopang apa-apa yang ada di atasnya.

Kamis, 09 November 2017

NgoPi


Ngobrol Opini (NgoPi) adalah situs yang menyajikan beragam opini tentang berbagai hal. Berbagai hal yang terjadi di semesta ini sangat disayangkan jika dibiarkan berlalu begitu saja, tanpa mengambil sesuatu apapun. Padahal, dari setiap hal yang kita dapatkan, baik secara langsung atau tidak langsung, pasti terkandung banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Kita tidak cukup hanya dengan berkata “oh” atau cukup tahu saja. Setidaknya, setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda. Kekayaan persepsi tersebut sangat disayangkan jika tidak digunakan. Padahal, dalam setiap persepsi menyimpan ide-ide. Ide-ide tersebut tidak menutup kemungkinan bisa menjadi mata rantai untuk esok yang lebih baik.